pengalaman liburan lebaran

idul fitri atau lebaran adalah hari besar atau kemenangan bagi umat muslim setalah melalui cobaan berpuasa dalam 30 hari.  Lebaran tahun ini saya menetap di bogor karena pada liburan semester bulan 6 kemarin saya sudah mudik ke sumatera utara sampai 2 bulanan, itulah sebabnya saya tidak pulang pada liburan lebaran kali ini. Biasanya kalo libur lebaran saya main ke bandung atau tanggerang tempat saudara saya, tapi karena sedang ada acara pernikahan keluarga besar di surabaya makanya semua pada ke surabaya. Jadi saya menetap di bogor. Pada minggu pertama libur atau 5 hari sebelum idul fitri keadaan di bara masih agak rame walaupun mahasiswa sudah banyak yang pulang. Mencari makan juga belum sulit, tapi setelah 2 hari sebelum hari H keadaan bara sudah sangat sepi dan bahkan sudah tidak ada lagi warung makan yang buka. Untuk mengantisipasi keadaan ini saya dan bebrap teman di kontrakkan telah menyiapkan stock makanan berupa indomie dan biskuit. hari raya pun tiba dan perkiraan kami pun tepat karena tidak ada 1 pun warung yang buka paling hanya swalayn-swalayan kecil saja yang tetap buka. Pada hari H ini saya dan beberapa teman saya memakan indomie dan telur beserta nasi. keadaan saya di kostan pun sangat jenuh dan bosen banget karena tidak ada aktivitas sedikitpun. mau pergi tapi gak tau mau pergi kemana. akhirnya saya hanya jalan-jalan kekost’an teman saja. itulah yang terjadi selama hari raya berlangsung di bogor. keadaan bara benar-benar sepi sekali dan seperti tidak ada aktivitas sedikitpun. pada hari raya kedua baru ada warung makan yang buka, itupun hanya 1. selanjutnya hari berikutnya sudah mulai banyak warung-warung makan yang buka. tapi saya sangat terbantu juga karena adanya motor jadi mempermudah saya dalam menjalankan aktivitas pada saat lebaran berlangsung.

Comments